
pertanyaan yang sering muncul ketika kita masih atau bahkan sudah lulus kuliah ialah “mau kerja dimana ya???” atau muncul pernyataan seperti “nglamar kerja ah!”. pertanyaan dan pernyataan ini sebenarnya sangat wajar. seseorang yang telah menyelesaikan pendidikannya pasti mengiginkan pekerjaan dan penghasilan yang layak yang sesuai dengan tingkat pendidikannya.
masalah mulai muncul ketika jumlah lapangan pekerjaan di indonesia lebih sedikit dari pada jumlah para pencari kerja. terjadi penumpukan jumlah pencari kerja yang apabila dilihat dari segi usia merupakan usia yang produktif. akibatnya, *** maaf bukannya saya su’udzon*** tingkat kejahatan semakin tinggi karena alasan ketidakadaannya lapangan kerja.
sadar maupun tidak kita sejak mulai dari kecil saat kita sudai mulai mengenal pendidikan formal di sekolah, kita sudah dididik untung menjadi seorang pekerja, seorang yang mencari pekerjaan kepada orang lain yang memiliki lapangan pekerjaan. lihat saja jam sekolah kita yang terkadang sudah mirip bahkan sama dengan jam kerja. padahal negara kita saat ini tidak membutuhkan orang-orang yang mencari pekerjaan, tapi membutuhkan orang-orang yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. cara agar bisa mencapai hal itu ialah menjadi seorang entrepreneur (maap kalo salah nulis) atau yang biasa kita sebut pengusaha.
menjadi seorang entreprenuer bukan berarti kita harus menjadi seorang pedagang, meskipun berdagang merupakan salah jalan yang paling banyak ditempuh dan sukses dalam menjadi seorang entrepreneur. kita bisa memanfaatkan apa yang kita punya, baik itu tenaga, ide, ataupun keahlian kita. ada beberapa artikel yang menyebutkan kalau kita menjadi seorang pengusaha yang sukses, kita akan merdeka waktu dan merdeka finansial. maksudnya ialah selain kita tidak terikat akan waktu, kita juga tidak akan terikat dengan uang. bisa jadi kita tetap bisa meluangkan waktu lebih banyak dengan keluarga akan tetapi penghasilan kita (mungkin) bisa lebih dari yang kita butuhkan.
setelah membaca tulisan (yang mungkin ga karu-karuan) ini mungkin akan muncul pernyataan “terus kalau kita semua jadi pengusaha, trus yang jadi karyawannya siapa???” . ya mungkin menurut saya setidaknya jika kita menjadi seorang pengusaha, kita bisa membantu mereka yang membutuhkan pekerjaan sesuai dengan yang kita butuhkan dan sesuai dengan keahlian atau kemampuan yang mereka punya.
semoga saya bisa menjadi seorang pengusaha…
amien…
CMIIW…
